Senin, 23 Januari 2012

Tugas Pengantar Bisnis IV


Tugas I
 Analisis Dampak Lingkungan Hidup ( AMDAL )

A. PENGERTIAN AMDAL

            Lingkungan hidup merupakan salah satu aspek yang sangat penting untuk ditelaah sebelum suatu investasi atau usaha dijalankan. Sudah tentu telaah yang dilakukan untuk mengetahui dampak yang ditimbulkan jika suatu investasi jadi dilakukan, baik dampak negative maupun yang berdampak positif. Dampak lingkungan hidup yang terjadi adalah berubahnya suatu lingkungan dari bentuk aslinya seperti perubahan fisik kimia, biologi, atau social.
            Oleh karena itu, sebelum suatu usaha atau proyek dijalankan maka sebaiknya dilakukan terlebih dahulu studi tentang dampak lingkungan yang bakal timbul, baik dampak sekarang maupun yang akan datang. Studi inilah yang kita kenal dengan nama Analisis Dampak Lingkungan Hidup (AMDAL).
            Pengutamaan telaah AMDAL secara khusus adalah meliputi dampak lingkungan di sekitarnya, baik di dalam usaha atau proyek maupun di luar suatu proyek yang akan dijalankan. Arti keberadaan suatu usaha atau proyek akan memengaruhi kegiatan – kegiatan yang berada di sekitar rencana lokasi, baik dampak rencana usaha atau kegiatan yang sudah ada sebaliknya maupun dampak komulatif dari rencana usaha atau kegiatan yang sudah ada terhadap lingkungan hidup.
            Dewasa ini penelitian terhadap AMDAL suatu usaha sebelum dijalankan sangat penting. Masyarakat semakin sadar akan pentingnya lingkungan yang sehat, baik terhadap manusia, hewan dan tumbuhan. Bahkan analisis mengenai dampak lingkungan hidup sudah merupakan bagian kegiatan studi kelayakan rencana usaha dan kegiatan yang harus dijalankan. Pengertian Analisis Dampak Lingkungan Hidup (AMDAL) menurut PP No.27 Tahun 1999 Pasal 1 adalah telaahan secara cermat dan mendalam tentang dampak besar dan penting suatu rencana usaha dan kegiatan.

B. DAMPAK YANG DITIMBULKAN

            Seperti dijelaskan sebelumnya bahwa AMDAL merupakan salah satu bagian dari aspek studi kelayakan bisnis. Artinya, untuk melakukan suatu kegiatan usaha atau bisnis atau proyek, studi mengenai AMDAL merupakan salah satu syarat kelayakan usaha tersebut.
            Adapun komponen lingkungan hidup yang harus dipertahankan dan dijaga serta dilestarikan fungsinya antara lain :

      a. Hutan lindung, hutan konservasi, dan cagar biosfer

b. Sumber daya manusia.
c. Keanekaragaman hayati.
d. Kualitas udara.
e. Warisan alam dan warisan budaya.
f. Kenyamanan lingkungan hidup.
g. Nilai – nilai budaya yang berorientasi selaras dengan lingkungan hidup.

Kemudian, komponen lingkungan hidup yang akan berubah secara mendasar dan penting bagi masyarakat di sekitar suatu rencana usaha atau kegiatan, seperti antara lain :

a. Kepemilikan dan penguasaan lahan.
b. Kesempatan kerja dan usaha.
c. Taraf hidup masyarakat.
d. Kesehatan masyarakat.

Berikut ini dampak negative yang mungkin akan timbul, jika tidak dilakukan AMDAL secara baik dan benar adalaha sebagai berikut :
  
      1. Terhadap Tanah dan Kehutanan :
     a. Menjadi tidak subur, gersang, atau tandus, sehingga sangat merugikan sektor pertanian.
     b. Berkurang jumlahnya, apabila terjadi pengerukkan atau bahkan hilang, seperti untuk 
         sektor pertambangan, yang pada akhirnya akan berbentuk danau kecil.
     c. Terjadi erosi atau bahkan banjir apabila hutan yang ada di sekitar proyek ditebang 
         secara tidak teratur.
     d. Tailing bekas pembuangan hasil pertambangan akan merusak aliran sungai berikut 
         hewan dan tanaman disekitarnya.
     e. Pembabatan hutan yang tidak terencana akan merusak lingkungan secara keseluruhan 
        dan rusaknya hutan sebagai sumber resapan air.
     f. Punahnya keanekaragaman hayati, baik flora maupun fauna, akibat rusaknya hutan alam 
        yang terkena dampak dengan adanya proyek/usaha.
  
      2. Terhadap Air :
     a. Mengubah warna, dari yang semula bening dan jernih menjadi kuning atau hitam, 
         sehingga tidak dapat digunakan lagi untuk keperluan seperti air minum, mencuci, dan 
         keperluan lainnya.
     b. Berubah rasa, dalam arti bahwa mungkin warnanya tidak berubah, akan tetapi rasanya 
         menjadi berubah, sehingga juga berbahaya untuk dijadikan air minum, karena mungkin 
         mengandung zat – zat yang berbahaya.
     c. Berbau busuk atau menyengat, sehingga sangat menggaggu lingkungan di sekitarnya.
     d. Mengering, hal ini disebabkan proyek yang dijalankan menggunakan air sungai atau air 
         tanah yang berlebihan, akibatnya air disekitar lokasi menjadi berkurang.
     e. Matinya binatang air dan tanaman di sekitar lokasi akibat dari pada air berubah warna 
        dan rasa.
     f.  Menimbulkan berbagai penyakit akibat pencemaran terhadap air bila dikonsumsi atau 
         digunakan untuk berbagai keperluan.

      3. Terhadap Udara :
     a. Udara di sekitar lokasi menjadi berdebu, untuk proyek – proyek tertentu seperti 
         proyek batu kapur atau semen, sehingga udara di sekitarnya menjadi tidak sehat.
     b. Dapat menimbulkan radiasi – radiasi yang tidak dapat dilihat oleh mata seperti proyek 
         bahan kimia.
     c. Untuk proyek tertentu dapat menimbulkan suara bising, seperti proyek perbengkelan.
     d. Menimbulkan aroma yang tidak sedap seperti berbau tajam, menyengat, busuk, seperti 
         usaha peternakan atau industri  makanan.
     e. Dapat menimbulkan suhu udara menjadi panas, akibat dari pada keluaran industri 
         tertentu.

      4. Terhadap Manusia :
     a. Akan menimbulkan perbagai penyakit baik bagi karyawan maupun lingkungan sekitar.
     b. Berubahnya budaya dan perilaku masyarakat sekitar lokasi akibat berubahnya struktur 
         penduduk.
     c. Rusaknya adat istiadat masyarakat setempat, seiring dengan perubahan perkembangan 
         daerah tersebut.

Dampak yang akan timbul, seperti di atas perlu dicarikan alternative penyelesaiannya. Penyelesaiannya ini harus dipenuhi atau dilengkapi oleh perusahaan yang dinilai kurang layak. Adapun alternatif penyelesaiannya yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut :

      1. Terhadap Tanah :
     a. Melakukan rehabilitasi terhadap lahan kritis melalui penghijauan ( reboisasi ) untuk 
         menghindari dampak banjir, longsor, atau mengatasi tanah gersang.
     b. Melakukan pengerukan atau pemimbunan terhadap berbagai penggalian yang 
         menyebabkan tanah menjadi berlubang.

      2. Terhadap Air :
     a. Memasang filter/saringan air sehingga air yang keluar dari pembuangan sudah bersih 
         dan sehat.
     b. Membuat saluran pembuangan yang teratur ke daerah tertentu sehingga tidak 
         menggaggu aktifitas masyarakat.
     c. Memberikan semacam obat untuk menetralisir air yang tercemar, seperti 
         bahan – bahan kimia yang dapat mematikan makhluk yang mengonsumsi atau hidup 
         di dalam air tersebut.

      3. Terhadap Udara :
     a. Memasang filter/saluran udara untuk menghindari asap dan debu atau sumber polusi 
         lainnya.
     b. Memasang alat kedap suara untuk mencegah suara yang bising.

      4. Terhadap Karyawan :
     a. Menggunakan peralatan pengaman seperti masker, baju kerja yang aman, atau alat 
         pengaman lainnya.
     b. Diberikan asuransi jiwa dan kesehatan kepada setiap pekerja yang terlibat dalam 
         perusahaan tersebut.
     c. Menyediakan tempat kesehatan untuk pegawai perusahaan yang terlibat dalam proyek.

      5. Terhadap Masyarakat sekitarnya :
     a. Menyediakan tempat kesehatan secara gratis kepada masyarakat.
     b. Memindahkan masyarakat ke lokasi yang lebih aman dengan penggantian yang wajar 
         jika diperkirakan kondisi proyek benar – benar membahayakan kesehatan.

C. TUJUAN DAN KEGUNAAN STUDI AMDAL

            Tujuan AMDAL adalah menduga kemungkinan terjadinya dampak dari suatu rencana usaha atau kegiatan. Hal – hal yang harus dilakukan dalam rangka mencapai tujuan studi AMDAL adalah sebagai berikut :
1. Mengidentifikasi semua rencana usaha atau kegiatan yang akan dilaksanakan terutama 
    yang menimbulkan dampak besar dan  penting terhadap lingkungan hidup.
2. Mengidentifikasi komponen – komponen lingkungan hidup yang akan terkena dampak 
    besar dan penting.
3. Memprakirakan dan mengevaliasi rencana usaha atau kegiatan usaha yang menimbulkan 
    dampak besar dan  penting terhadap lingkungan hidup.
4. Merumuskan RKL dan RPL.

Sedangkan kegunaan dilaksanakannya studi AMDAL adalah :
1. Sebagai bahan bagi perencanaan dan pengelolahan usaha dan pembangunan wilayah.
2. Membantu proses pengambilan keputusan tentang kelayakan lingkungan hidup dari 
    rencana usaha atau kegiatan.
3. Memberi masukan untuk penyusunan desain rinci teknis dari rencana usaha atau kegiatan.
4. Member masukan untuk penyusunan rencana pengelolahan dan pemantauan lingkungan 
    hidup dari rencana usaha atau kegiatan.
5.Member informasi bagi masyarakat atas dampak yang ditimbulkan dari suatu rencana 
   usaha atau kegiatan.

D. RONA LINGKUNGAN HIDUP

            Sasaran utama dari AMDAL adalah untuk menjaga kelestarian lingkungan hidup. Atau dengan kata lain, untuk menjaga lingkungan hidup dari segala bentuk perusakan, pencemaran, atau kegiatan yang merugikan kelestarian lingkungan hidup yang pada akhirnya akan merugikan manusia itu sendiri.
            Rona lingkungan hidup pada umumnya sangat beraneka ragam dalam bentuk, ukuran, tujuan, sasaran, dan sebagainya. Rona lingkungan hidup juga berbeda menurut letak geografi, keanekaragaman faktor lingkungan hidup, dan pengaruh manusia. Karena itu kemungkinan timbulnya dampak lingkungan hidup pun berbeda – beda sesuai dengan rona lingkungan yang ada.
            Hal – hal yang perlu dicermati dalam rona lingkungan hidup adalah sebagai berikut :

1. Wilayah studi rencana usaha atau kegiatan. Dengan mengungkapkan secara mendalam 
    komponen – komponen lingkungan hidup yang berpotensi terkena dampak penting 
    usaha atau kegiatan, selain itu komponen lingkungan hidup yang memiliki arti ekonomi 
    dan arti ekologis perlu mendapat perhatian.
2.Kondisi kualitatif dan kuantitatif dari berbagai sumber daya alam yang ada di wilayah 
   studi rencana usaha atau kegiatan baik yang sudah dan yang akan di manfaatkan 
   maupun yang masih dalam bentuk potensi, penyajian kondisi sumber daya ala mini perlu
   dikemukakan dalam peta atau dengan lanel dengan skala memadai dan bila perlu harus 
   dilengkapi dengan diagram gambar, grafik, atau foto.

      Berikut ini beberapa contoh komponen lingkungan hidup yang bisa dipilih untuk ditelaah sesuai hasil pelingkupan dalam KA-AMDAL :

      1. Fisik Kimia
     a. Iklim, kualitas udara, dan kebisingan
     b. Fisiografi
     c. Hidrologi
     d. Hidrooseanogr
     e. Ruang, lahan, dan tanah

      2. Biologi
    a. Flora
    b. Fauna

      3. Sosial
     a. Demografi
     b. Ekonomi
     c. Budaya
     d. Kesehatan masyarakat.

E. PRAKIRAAN DAMPAK BESAR DAN PENTING
           
Dampak besar dan terpenting dalam studi AMDAL menurut pedoman penyusuan AMDAL hendaknya dimuat hal – hal sebagai berikut :

1. Prakiraan dampak usaha atau kegiatan pada saat prakonstruksi, konstruksi operasi, dan 
    pascaoperasi terhadap lingkungan hidup.
2. Penentuan arti penting perubahan lingkungan hidup yang diprakirakan bagi masyarakat 
    di wilayah studi kegiatan.
3. Memperhatikan dampak yang bersifat langsung maupun tidak langsung yang terjadi 
    akibat rencana atau kegiatan tersebut.
4. Melakukan analisis prakiraan dampak penting agar digunakan metode – metode formal 
    secara matematis.

F. EVALUASI DAMPAK BESAR DAN PENTING

            Hasil evaluasi mengenai hasil telaah dampak besar dan penting dari rencana usaha atau kegiatan ini selanjutnya menjadi masukan bagi instansi yang bertanggung jawab untuk memutuskan kelayakan lingkungan hidup dari rencana usaha atau kegiatan sebagaimana dimaksudkan dalam PP No. 27 Tahun 1999

      1. Telaah terhadap dampak besar dan penting
     a. Yang dimaksud dengan evaluasi dampak yang bersifat holistis adalah telaahan secara 
         totalitas terhadap beragam dampak besar dan penting terhadap lingkungan hidup.
     b. Telaah secara holistis atas berbagai komponen lingkungan hidup yang diprakirakan 
         mengalami perubahan yang mendasar. Telaah ini dilakukan dengan menggunakan 
         metode – metode evaluasi yang lazim dan sesuai dengan kaidah metode evaluasi 
         dampak penting dalam AMDAL.
     c. Dampak – dampak besar dan penting yang dihasilkan dari evaluasi disajikan sebagai 
         dampak – dampak besar dan penting yang harus dikelolah.

      2. Telaah sebagai dasar pengelolahan
     a. Hubungan sebab akibat (kausatif) antara sencana usaha atau kegiatan dan rona 
         lingkungan hidup dengan dampak positif dan negative yang mungkin timbil.
     b. Ciri dampak penting ini juga perlu dikemukakan dengan jelas dalam arti apakah 
         dampak penting baik positif maupun negative akan berlangsung terus selama usaha 
         atau kegiatan itu berlangsung nanti atau antara dampak – dampak yang satu dengan 
         yang lain akan terdapat hubungan timbal balik.
     c. Kelomok masyarakat yang akan terkena dampak negatif dan kelompok yang terkena 
         dampak positif harus di identifikasi kesenjangan antara perubahan yang diinginkan 
         dan perubahan yang mungkin terjadi akibat usaha atau kegiatan pembangunan.
     d. Kemungkinan seberapa luas daerah yang terkena dampak penting ini.
     e. Analisis bencana alam dan analisis resiko bila rencana usaha atau kegiatan berada 
         dalam daerah rawan bencana alam.

G. RUANG LINGKUP STUDI DAN METODE ANALISIS DATA

Ruang lingkup studi meliputi dampak besar penting yang ditelaah, yakni :

1. Rencana usaha atau kegiatan penyebab dampak, terutama komponen langsung yang 
    berkaitan dengan dampak yang ditimbulkannya.
2. Kondisi rona lingkungan hidup yang terkena dampak lingkungan terutama komponen 
    langsung yang terkena dampak yang ditimbulkannya.
3. Jenis – jenis kegiatan yang ada disekitar rencana lokasi beserta dampak – dampak yang
    ditimbulkannya terhadap lingkungan hidup.
4. Aspek – aspek yang diteliti sebagaimana yang dimaksud pada butir 1,2,3 dimaksud 
    mengacu pada hasil pelingkupan yang tertuang dalam dokumen kerangka acuan untuk 
    AMDAL.

untuk lebih jelasnya, maka yang harus kita jabarkan adalah sebagai berikut :

     1. Identifikasi Pemrakarsa dan Penyusun AMDAL
            Pemrakarsa :
   a. Nama dan alamat lengkap instansi/perusahaan sebagai pemrakarsa rencana usaha 
       atau kegiatan.
   b. Nama dan alamat lengkap penanggung jawab pelaksaaan rencana usaha atau 
       kegiatan.

            Penyusun AMDAL :
   a. Nama dan alamat lengkap instansi/perusahaan disertai dengan kualifikasi 
       dan rujukannya.
   b. Nama dan alamat lengkap penanggung jawab penyusun AMDAL.

      2. Wilayah Studi
                  Lingkup wilayah studi mencakup pada penetapan wilayah studi yang digariskan 
          dalam kerangka acuan untuk AMDAL dan hasil pengamatan di lapangan. Batas 
          wilayah studi AMDAL dimaksud digambarkan pada peta dengan skala yang 
          memadai.

      3. Pelingkupan Wilayah Studi
                  Penetapan lingkup wilayah studi di maksudkan untuk membatasi wilayah studi 
          AMDAL sesuai hasil pelingkupan dampak besar dan penting dengan memerhatikan 
          keterbatasan dan sumber daya, waktu, dan tenaga, serta saran pendapat dan 
          tanggapan dari masyarakat yang berkepentingan. Lingkup wilayah studi AMDAL 
          diteteapkan berdasarkan pertimbangan batas – batas ruang, sebagai berikut :

     a. Batas Proyek adalah ruangan dimana suatu rencana usaha atau kegiatan melakukan 
         kegiatan prakonstruksi, konstruksi, dan operasi. Dari ruang rencana usaha atau 
         kegiatan inilah berdampak sumber terhadap lingkungan hidup disekitarnya, termasuk 
         dalam hal ini alternatif lokasi rencana usaha atau kegiatan.
     b. Batas Ekologi adalah ruang persebaran dampak dari suatu rencana usaha atau 
         kegiatan menurut media transportasi limbah (air,udara) dimana prose salami yang 
         berlangsung di dalam ruang tersebut di perkirakan akan mengalami perubahan 
         mendasar termasuk dalam ruangan ini adalah ruang di sekitar rencana usaha dan 
         kegiatan yang secara ekologis memberi dampak terhadap aktivitas usaha atau 
         kegiatan.
     c. Batas Sosial adalah ruangan di sekitar rencana atau kegiatan yang merupakan tempat
         berlangsungnya berbagai interaksi sosial yang mengandung norma dan nilai tertentu 
         yang sudah mapan (termasuk system dan struktur sosial), sesuai dengan proses 
         dinamika sosial suatu kelompok masyarakat, yang diperkirakan akan mengalami 
         perubahan mendasar akibat suatu rencana usaha atau kegiatan. Batas sosial ini sangat 
         penting dalam studi AMDAL, karena adanya kelompok yang kehidupan sosialnya 
         berubah akibat aktivitas usaha atau kegiatan.
     d. Batas Administratif adalah ruangan di mana masyarakat secara leluasa malakukan 
         kegiatan sosial ekonomi dan sosial budaya sesuai dengan peraturan 
         perundang – undangan yang berlaku di dalam ruang tersebut.
     e. Batas ruang lingkup studi AMDAL, yaitu ruang yang merupakan kesatuan dari 
         keempat wilayah di atas,namun penentuannya disesuaikan dengan kemampuan 
         pelaksana yang biasanya memiliki keterbatasan sumber data, seperti waktu, dana, 
         tenaga, teknik dan metode telaah.

      4. Metode pengumpulan dan Analisis Data
                Studi AMDAL dapat berjalan sesuai dengan alur dan pedoman yang telah ditetapkan, 
          sehingga akan menghasilkan studi yang sahih dan dapat dipertanggung jawabkan secara 
          ilmiah, maka studi AMDAL juga dalam analisisnya perlu melakukan metode pengumpulan 
          dan analisis data yang ilmiah pula.
                Perlunya dilakukan metode pengumpulan dan analisis data yang ilmiah dengan 
          pertimbangkan mengingat studi AMDAL merupakan telaahan mendalam atas dampak 
          besar dan penting usaha atau kegiatan terhadap lingkungan hidup.

H. SISTEMATIKA PENYUSUNAN DOKUMEN AMDAL
           
            Analisis Dampak Lingkungan Hidup (AMDAL) perlu disusun secara sistematis, sehingga dapat :
1. Langsung mengemukakan masukan penting yang bermanfaat bagi pengambilan keputusan,
    perencanaan, dan pengelolaan rencana usaha atau kegiatan.
2. Mudah dipahami isinya oleh semua pihak termasuk masyarakat, bila dipandang 
    masyarakat, dan mudah disarikan isinya pemuatan dalam media yang selama menyusun 
    AMDAL.
3. Memuat uraian singkat tentang berbagai kemungkinan dampak besar dan pentingnya, baik 
    pada tahap prakonstruksi, konstruksi, operasi maupun pasca-opersi, serta keterangan 
    menganai kemungkinan adanya kesenjangan data informasi serta berbagai kekurangan dan
    keterbatasan yang dihadapi selama menyusun AMDAL.

I. KEGUNAAN DAN KEPERLUAN RENCANA USAHA ATAU KEGIATAN

            Kegunaan dan keperluan mengapa rencana usaha atau kegiatan harus dilaksanakan baik ditinjau dari segi kepentingan pemrakarsa maupun dari segi menunjang program pembangunan.

1. Penentuan batas – batas lahan yang langsung akan digunakan oleh rencana usaha atau 
    kegiatan harus dinyatakan dengan peta berskala memadai dan dapat memperlihatkan 
    hubungan tata kaitan dan tata letak antara lokasi rencana usaha atau kegiatan dengan 
    usaha atau kegiatan lainnya seperti pemukimana dan lingkungan hidup alami yang 
    terdapat disekitar proyek harus diberi tanda peringatan.

2. Hubungan antara lokasi rencana usaha atau kegiatan dengan jarak dan tersedianya 
    sumber daya air dan energy, sumber daya alam hayati, dan sumber daya alam non-hayati
    serta sumber daya manusia yang di perlakukan oleh rencana usaha atau kegiatan setelah
    usaha atau kegiatan ini beroperasi.

3. Alternatif usaha atau kegiatan berdasarkan hasil studi kelayakan apabila berdasarkan 
    studi kelayakan terdapat beberapa alternatif lokasi usaha atau kegiatan, maka berikan 
    uraian tentang masing – masing alternatif lokasi tersebut.

4. Tata letak usaha atau kegiatan dilengkapi dengan peta, yang berskala memadai, yang 
    memuat informasi tentang letak bangunan dan struktur lainnya yang akan dibangun dalam 
    lokasi rencana usaha atau kegiatan serta hubungan bangunan dan struktur tersebut dengan 
    bangunan yang sudah ada disekitar rencana usaha atau kegiatan bila terdapat beberapa 
    alternatif tata letak dan bangunan struktur lainnya, maka alternatif rancangan tersebut 
    diutamakan pula dalam peta yang berskala yang memadai.

5. Tahap pelaksanaan usaha atau kegiatan tahap prakonstruksi, konstruksi, jangka waktu 
    masa operasi, hingga rencana waktu pasca-operasi.

          a. Tahap prakonstruksi/persiapan
              Uraikan tentang rencana usaha atau kegiatan dan jadwal usaha atau kegiatan pada tahap
              prakonstruksi. Uraikan secara mendalam difokuskan pada kegiatan selama masa 
              persiapan yang menjadi penyebab timbulnya dampak besar dan penting terhadap 
              lingkungan hidup.
          b. Tahap konstruksi
               i. Uraikan tentang rencana usaha atau kegiatan dan jadwal usaha atau kegiatan pada 
                  tahap prakonstruksi. Uraikan secara mendalam difokuskan pada usaha atau kegiatan 
                  yang menjadi menyebab timbulnya dampak besar dan penting terhadap lingkungan 
                  hidup.
               ii. Uraikan tentang rencana usaha atau kegiatan pembangunan unit atau sarana 
                   pengendalian dampak, bila unit atau sarana yang dimaksud direncanakan akan 
                   dibangun oleh pemrakarsa.
               iii. Uraian tentang rencana pemulihan kembali bekas – bekas material, bahan, gudang,
                   jalan – jalan darurat, dan lain – lain setelah usaha atau kegiatan konstruksi berakhir.
          c. Tahap Operasi
               i. Uraikan tentang rencana usaha atau kegiatan dan jadwal usaha atau kegiatan pada 
                   tahap operasi uraikan secara mendalam difokuskan pada usaha atau kegiatan yang 
                   menjadi penyebab timbulnya dampak penting terhadap lingkungan hidup.
               ii. Rencana rehabilitasi atau reklamasi lahan yang akan dilaksanakan selama masa 
                   operasi termasuk dalam hal ini rencana pengoperasian unit atau sarana pengendalian 
                   dampak yang telah dibangun pada masa konstruksi.
          d. Tahap pasca Opersi
              Uraikan tentang rencana usaha atau kegiatan dan jawal atau usaha kegiatan pada tahap 
              pasca – opersi.

Sumber : Buku Gunadarma


 
Tugas II



Menjadi Mahasiswa Jurusan Akuntansi
Menjadi mahasiswa akuntasi, maka kita harus bersikap sebagai mahasiswa. Menyiapkan masa depan dengan sebaiknya. Selain belajar formal di sebuah perguruan tinggi, kita juga harus mencari ilmu diluar lingkungan kampus. Seperti contoh belajar bagaimana menjalankan software akuntansi yang dapat berguna pada saat kita bekerja di sebuah perusahaan, atau keahlian lainnya yang dapat menunjang pekerjaan kita nanti. Selain itu kita juga harus belajar dan memperdalam akuntansi tersebut, agar nanti apabila sedang bekerja tidak mendapat kesulitan.
Setelah itu kita juga harus menentukan pekerjaan apa yang akan kita ambil, atau kita akan membuat sebuah usaha sendiri, selain itu kita juga harus memperbanyak teman dan menjalin link ke beberapa perusahaan. Semua itu akan kita butuhkan apabila telah berada di dunia kerja.

Alasan Memilih Akuntansi
Setiap orang pasti memiliki alas an yang berbeda mengapa memilih jurusan akuntansi. Dan saya memiliki alas an tersendiri mengapa memilih akuntansi. Saya memilih akuntansi karena saya merasa lebih menguasai bidang ini dari pada bidang yang lainnya, karena apabila kita memilih sebuah jurusan yang membuat kita tidak nyaman maka hasil yang akan kita dapat pun juga tidak akan baik, oleh sebab itu kita harus memilih jurusan yang dapat membuat kita nyaman.
Selain itu jurusan akuntansi memiliki lapangan kerja yang luas, sebagai contoh, apabila kita ingin bekerja di sebuah perusahaan, pasti setiap perusahaan membutuhkan akuntan, atau apabila kita ingin membuat usaha sendiri kita juga dapat menerapkan apa yang telah kita pelajari selama kuliah dijurusan akuntansi.

Aktivitas Di Kampus.
            Dikampus adalah tempat untuk belajar tidaklah salah, namun ada baiknya kita selain belajar harus bisa bersosialisasi dengan lingkungan sekitar kita. Seperti mencari teman atau ikut organisasi yang ada di kampus tersebut. Karena dengan melakukan hal – hal yang dapat membuat kita senang dan nyaman dapat mengurangin beban dan tekanan pada saat perkuliahan, karena tidak sedikit para mahasiswa yang tertekan akibat bban kuliah yang besar.  

Kesulitan Yang Dihadapi
            Setiap orang pasti mendapatkan kesulitan dalam perkuliahan, termasuk apabila kuliah di jurusan akuntansi. Seperti sulitnya pelajaran yang di berikan atau kurangnya konsentrasi pada saat menerima kuliah, dan kurangnya materi yang diberikan dosen. Tetapi banyak solusi untuk memecahkan masalah tersebut.
            Pada saat perkuliahan sebaiknya kita mencatat  apa saja materi yang diberikan oleh dosen, setelah itu tandai bagian yang belum kita mengerti, setelah itu cari tau maksud dari bagian tersebut. Dan kita juga harus dapat membagi waktu, waktu kapan kita untuk belajar dan beristirahat. Terlalu banyak belajar juga tidak terlalu baik, karena tubuh kita akan merasa lelah, daya konsentrai menurun dan kita juga dapat merasa bosan. Apabila kita merasa kalau materi yang diberikan oleh dosen masih kurang, kita juga harus rajin mencari ilmu di luar kuliah, atau mungkin kita juga bisa mencari mepkerjaan dan mengambil part time itu mencari pengalaman pekerjaan.

Obsesi Setelah Lulus
            Apabila saya telah lulus, yang saya lakukan adalah mencari pekerjaan yang cocok untuk saya, melamar ke beberapa perusahaan, mencari pengalaman, berusaha dengan sebaiknya agar mencapai hasil yang maksimal.

Kamis, 22 Desember 2011

Tugas Pengantar bisnis III

 
Tugas I : Tugas Matkul

1. A. Jelaskan pengertian Manajemen Produksi!
     Jawab : Manajemen Produksi adalah kegiatan untuk mengatur dan mengkoordinir penggunaan sumberdaya secara efektif dan efisien untuk menciptakan dan menambah kegunaan barang produksi.

    B. Jelaskan ruang lingkup Manajemen Produksi!
     Jawab: 1. Seleksi dan desain hasil produksi
                  2. Seleksi dan perancangan proses dan alat
                  3. Pemilihan lokasi perusahaan dan unit produksi
                  4. Rancangan tata letak dan arus kerja
                  5. Rancangan Tugas
                  6. Strategi produksi dan operasi

    C. Faktor – faktor apa yang menunjang Menajemen Produksi !
     Jawab : 1. Adanya pembagian kerja dan spesialisasi
                   2. Adanya revolusi industry di Inggris
                   3. Adanya perkembangan alat dan teknologi
                   4. Adanya ilmu pengetahuan dan metode kerja yang lebih baik

2. A. Jelaskan pengertian Manajemen Sumber Daya Manusia
     Jawab : Manajemen Sumber Daya Manusia adalah suatu proses menganalisis dan mengelola kebutuhan organisasi terhadap sumber daya manusia sehingga dapat menjamin tercapainya tujuan dan sasaran organisasi.

    B. Sebutkan fungsi operasional Manajemen Sumber Daya Manusia
     Jawab : 1. Perencanaan Tenaga Kerja
                   2. Rekrutmen Tenaga Kerja
                   3. Seleksi Tenaga Kerja
                   4. Orientasi atau Pengenalan
                   5. Latihan dan Pengembangan
                   6. Pemeliharaan (Kompensasi)
                   7. Pemberhentian Kerja

    C. Sebutkan kegiatan Manajemen Sumber Daya Manusia
     Jawab : 1. Analisis dan desain pekerjaan
                       Yaitu kegiatan menganalisis dan merancang suatu pekerjaan yang ada dalam 
                       organisasi.
                   2. Uraian Pekerjaan.
                       Yaitu gambaran tertulis tentang apa yang harus dikerjakan oleh seorang karyawan 
                       dalam melaksanakan pekerjaan.
                   3. Spesifikasi Pekerjaan.
                       Yaitu persyaratan fisik, mental dan kecakapan seorang karyawan dalam 
                       menjalankan suatu pekerjaan yang akan dikerjakan.
                   4. Evaluasi Pekerjaan.
                       Yaitu membandingkan suatu pekerjaan satu dengan pekerjaan yang lain untuk 
                       menjamin agar suatu pekerjaan tersebut dihargai adil.

3. A. Jelaskan pengertian Capital Budgeting.
     Jawab : Capital budgeting merupakan keseluruhan proses pengumpulan, pengevaluasan, penyeleksian dan penentuan alternative penananman modal yang akan memberikan penghasilan bagi peusahaan untuk jangka waktu lebih dari satu tahu.

    B. Jelaskan metode pemilihan investasi !
Jawab :
1. Cashflow
Keputusan investasi yang dilakukan oleh perusahaan diharapkan akan bisa ditutup oleh penerimaan penerimaan dimasa yang akan datang. Penerimaan penerimaan tersebut berasal dari proyeksi keuntungan yang diperoleh oleh atas investasi yang bersangkutan. Keuntungan atau laba yang digunakan untuk  menutup investasi bisa dalam dua  penegertian yakni :

a. Laba akuntansi yaitu merupakan laba yaitu merupakan laba yang terdapat dalam laporan keuangan yang disusun oleh bagian akuntansi yakni cukup dilihat dari laba pada laporan rugi laba.

b. Laba tunai yaitu laba yang berupa aliran kas satau cashflow.
Dalam laporan rugi laba biaya yang diperhitungkan semua biaya baik yang dikeluarkan secara tunai seperti bahan baku, upah, gaji, biaya promosi dll. oleh karena itu untuk menghitung aliran kas atau cashflow adalah dengan menambah keuntungan setelah pajak dengan pengeluaran tidak tunai.

CASHFLOW = EAT + PENYUSUTAN
.
2. Average rate of return
Perhitungan Average rate of return didasarkan atas jumlah keuntunganbersih sesudah pajak (EAT)
yang tampak dalam laba rugi. Pengukuran dengan teknik rate of return ini sering pula disebut degan istilah `accounting of rate´ yang perhitunganya dilakukan sebagai berikut:

Average earning after taxes = Average rate of return ÷ Average investment

Yang cara perhitungannya dengan jalan membagi dua jumalah Investasirata ± rata ini mengasumsikan bahwa perusahaan mengunakan metode depresiasi garis lurus dan nilai residua atau slvage value pada akhir rumus ekomonis proyek. Dan dengan demikian nilai buku aktiva akan menurun pada nilai konstan, mulai dari nilai Investasi yang sampai dengan Rp 0 pada akhir umur proyek.

I.  Kelemahan Average rate of return
a. Penggunaan “Accounting income” (keuntungan bersih sesudah pajak).
b. Pengabaian terhadap nilai waktu dari uang yang akan diterima masa yang akan datang.

II. Kelebihan Average rate of return
Aspek yang paling menguntungkan pada penggunaal teknik Average rate of return adalah kemudahan dalam penerapannya. Input utama yang harus di peroleh adalah jumlah Investasi atau investment dan proyeksi keuntungan bersih sesudah pajak, dimana hal ini terlalu sulit untuk diperoleh.

3. Payback Period
            Dalam metode ini faktor yang menentukan penerimaan atau penolakan suatu usulan investasi adalah jangka waktu yang diperlukan untuk menutup kembali investasi. Oleh karena itu, dengan metode ini setiap usulan investasi dinilai berdasarkan apakah dalam jangka waktu tertentu yang digunakan oleh manajemen, jumlah kas masuk atau penghematan tunai yang diperoleh dari investasi dapat menutup investasi yang direncanakan. Payback investasi yang telah dikeluarkan melalui aliran kas bersih. Pada umumnya, semakin cepat waktu yang dibutuhkan payback period maka proyek tersebut semakin baik.
            Perbaikan Payback period dapat menjadi alat ukur yang baik untuk menghitung resiko likuiditas dalam sebuah proyek, tetapi metode ini memiliki tiga kekurangan yang harus diperhatikan. Alat ukur yang lebih baik lagi untuk mengukur resiko likuiditas dalam sebuah proyek adalah discounted payback period.

Payback Period = Initial Invesment ÷ Cash Flow


4.  Discounted Payback Period
Discounted payback period dikembangkan dari payback period  dan berdasarkan pada nilai waktu uang. Discounted payback period adalah jumlahwaktu yang dibutuhkan bagi nilai bersih aliran kas saat ini (net cash flows'present values) untuk menghadapi hal yang tidak diinginkan terjadi terhadap investasibersih yang ada. Nilai saat ini (present values) yang dihitung secara khusus dengan mengurangi aliran kas bersih pada tingkat pengembalian yang dibutuhkan (required rate of return). Umumnya, semakin pendek waktu pengembalian maka semakin baik proyek tersebut. Jika tingkat pengembalian yang dibutuhkan telah diketahui dan aliran kas proyek dapat diestimasikan, langkah pertama dalam proses penghitungan discounted payback, yakni mengurangi aliran kas bersih proyek dalam tingkat pengembalian yang dibutuhkan (menghitung nilai bersih aliran kas saat ini). Kemudian, discounted payback period dihitung dengan proses yang sama, seperti payback period tetapi menggunakan nilai sekarang dari arus kas. Mari kita ilustrasikan discounted  payback dengan contoh dari restoran Ramdeen. Tingkat pengembalian yang dibutuhkan, yakni 10 persen.

I. Kelemahan  pay back method:
a. Metode ini tidak memeperhitungkan nilai waktu uang.
b. Metode ini tidak memperlihatkan pendapatan selanjutnya setelah investasipokok kembali.

II. Kelebihan  payback method:
a.  Untuk investasi yang besar resikonya dan sulit diperkirakan, maka metode ini dapat mengetahui jangka waktu yang diperlukan untuk pengembalian investasi.
b. Metode ini dapat digunakan untuk menilai dua investasi yang mempunyai rate of return dan resiko yang sama, sehingga dapat dipilih investasi yang jangka waktu  pengembaliannya paling cepat.
c. Metode ini merupakan alat yang paling sederhana untuk penilaianusulan Investasi

5. Net present value
Net present value adalah salah satu dari teknik capital budgeting yang mempertimbangkan nilai waktu / uang yang paling banyak digunakan. NPV adalah merupakan selisih antara cash flow yang didiskontokan pada tingkat bunga minimum atau cost of capital perusahaan.NPV dari suatu proyek ditentukan dengan menhitung nilai sekarang dari arus kas yang diperoleh dari operasi dengan menggunakan tingkat keuntungan yang dikehendaki dan kemudian menguranginya dengan pengeluaran kas neto awal.

NPV = present value dari arus kas operasi ± pengeluaran kas neto awal

Jika NPV dari suatu proyek positif, hal ini berarti bahwa proyek tersebutdiharapkan akan menaikkan nilai perusahaan sebesar jumlah positif dari NPV yang dihitung dari investasi tersebut dan juga bahwa investasi tersebut diharpkan akan menghasilkan tingkat keuntungan yang lebih tinggi daripada tingkat keuntungan yang dikehendaki. NPV  untuk  membuat keputusan capital budgeting  konsisten dengan memaksimalkan nilai, sebab NPV adalah suatu ukuran kontribusi proyek ke nilai.

5. Metode Internal Rate of Return
IRR adalah nilai discount rate i yang membuat NPV dari proyek sama dengan nol. discount rate yang dipakai untuk mencari present value dari suatu benefit/biaya harus senilai dengan opportunity cost of capital seperti terlihat dari sudut pandangan si penilai proyek. Konsep dasar opportunity cost pada hakikatnya merupakan pengorbanan yang diberikan sebagai alternative terbaik untuk dapat memperoleh sesuatu hasil dan manfaat atau dapat pula menyatakan harga yang harus dibayar untuk mendapatkannya. Kriteria penilaian yang dilakukan adalah: jika IRR yang diperoleh ternyata memiliki nilai lebih besar dari rate of return yang ditentukan, maka investasi dapat diterima.

6. Metode Profitability Index (PI)
profitability index dapat dihitung dengan membandingkan antara PV kas masuk dengan PV kas keluar.

Sumber : Sumber

Tugas II : Tugas Bebas

1. Peran mahasiswa terhadap kemajuan bangsa dengan kondisi saat ini.
Jawab : Masiswa seharusnya menjadi penerus bangsa ini, sehingga seharusnya para mahasiswa telah menyiapkan apa yang akan mereka lakukan nanti apabila telah mendapatkan giliran untuk mengurus bangsa ini, seperti memikirkan jalan keluar yang baik bagi permasalahan yang menimpa bangsa ini, membuat suatu trobosan yang melebihi dari apa yang telah ada sekarang di segala bidang, baik di bidang teknologi, social, pemerintahan, keuangan, dll. Walau hanya sebagai mahasiswa tp kita juga berperan dalam kemajuan bangsa, seperti membantu membentuk generasi muda, mengkritik dengan sopan dan memberikan solusi yang baik apabila mememukan sesuatu yang tidak pas atau tidak baik di Negara ini.

2. Sarjana yang berguna bagi masyarakat.
Jawab : Dewasa ini Indonesia sudah banyak melahirkan para sarjana yang menekuni bidangnya masing masing, namun hanya sedikit yang menggunakan keahliannya untuk kebaikan orang lain. Walaupun tidak bisa dipungkiri bahwa mereka menggunakan keahliannya untuk kebaikan pribadi, tp tidak ada salahnya apa bila menggunakannya juga untuk kebaikan orang lain, dan diharapkan mereka tidak keluar dari keahlian mereka, seperti seorang ahli tekhnik berpindah menjadi pegawai bank, ada baiknya kalau ia tetap menjadi ahli tekhnik dan menciptkan sesuatu yang sangat berguna, sehingga dapat membuat bangga diri sendiri dan bangsa, walaupun memerlukan waktu yang lama dan usaha yang keras, namun memliki hasil yang setimpal.

3. Menumbuhkan semangat belajar.
Jawab : Memang harus kita aku bahwa menumbuhkan semangat belajar tidaklah mudah, sebagian dari diri kita menganggap bahwa belajar dengan santai tidak jauh berbeda dengan belajar yang sangat serius, itu juga tidah salah, tetapi kita harus membenarkan metode belajar kita, seperti belajar mimimal sehari 2 jam setiap hari, itu lebih baik daripada kita belajar seharian selama berjam jam, cara yang paling mudah untuk menumbuhkan semangat belajar adalah dengan memikirkan untuk apa kita harus belajar, kita harus memikirkan bahwa apa yang akan kita perlajari akan berguna untuk masa depan nanti, dan kita juga harus berfikir bahwa kita belajar untuk mendapatkan sebuat ilu pengetahuan, bukan hanya untuk menghafalnya setelah itu dilupakan.

Kamis, 10 November 2011

Tugas Pengantar Bisnis II

I. Tugas I : Tugas Matkul


1. a. Apa pengertian Manajemen ?
           
Jawaban : Kata Manajemen berasal dari bahasa Perancis kuno ménagement, yang memiliki arti seni melaksanakan dan mengatur. Manajemen belum memiliki definisi yang mapan dan diterima secara universal.  
- Mary Parker Follet, misalnya, mendefinisikan manajemen sebagai seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Definisi ini berarti bahwa seorang manajer bertugas mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi. 
- Ricky W. Griffin mendefinisikan manajemen sebagai sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran (goals) secara efektif dan efesien. Efektif berarti bahwa tujuan dapat dicapai sesuai dengan perencanaan, sementara efisien berarti bahwa tugas yang ada dilaksanakan secara benar, terorganisir, dan sesuai dengan jadwal.


     b. Sebutkan fungsi utama manajemen ?

Jawaban : Fungsi manajemen adalah elemen-elemen dasar yang akan selalu ada dan melekat di dalam proses manajemen yang akan dijadikan acuan oleh manajer dalam melaksanakan kegiatan untuk mencapai tujuan Fungsi manajemen pertama kali diperkenalkan oleh seorang industrialis Perancis bernama Henry Fayol pada awal abad ke-20. Ketika itu, ia menyebutkan lima fungsi manajemen, yaitu merancang, mengorganisir, memerintah, mengordinasi, dan mengendalikan. Namun saat ini, kelima fungsi tersebut telah diringkas menjadi tiga, yaitu:
  1. Perencanaan (planning) adalah memikirkan apa yang akan dikerjakan dengan sumber yang dimiliki. Perencanaan dilakukan untuk menentukan tujuan perusahaan secara keseluruhan dan cara terbaik untuk memenuhi tujuan itu. Manajer mengevaluasi berbagai rencana alternatif sebelum mengambil tindakan dan kemudian melihat apakah rencana yang dipilih cocok dan dapat digunakan untuk memenuhi tujuan perusahaan. Perencanaan merupakan proses terpenting dari semua fungsi manajemen karena tanpa perencanaan, fungsi-fungsi lainnya tak dapat berjalan.
  2. Pengorganisasian (organizing) dilakukan dengan tujuan membagi suatu kegiatan besar menjadi kegiatan-kegiatan yang lebih kecil. Pengorganisasian mempermudah manajer dalam melakukan pengawasan dan menentukan orang yang dibutuhkan untuk melaksanakan tugas-tugas yang telah dibagi-bagi tersebut. Pengorganisasian dapat dilakukan dengan cara menentukan tugas apa yang harus dikerjakan, siapa yang harus mengerjakannya, bagaimana tugas-tugas tersebut dikelompokkan, siapa yang bertanggung jawab atas tugas tersebut, pada tingkatan mana keputusan harus diambil.
  3. Pengarahan (directing) adalah suatu tindakan untuk mengusahakan agar semua anggota kelompok berusaha untuk mencapai sasaran sesuai dengan perencanaan manajerial dan usaha



2. a. Jelaskan pengertian marketing !

Jawabaan ; Pemasaran (Inggris:Marketing) adalah proses penyusunan komunikasi terpadu yang bertujuan untuk memberikan informasi mengenai barang atau jasa dalam kaitannya dengan memuaskan kebutuhan dan keinginan manusia.

Pemasaran dimulai dengan pemenuhan kebutuhan manusia yang kemudian bertumbuh menjadi keinginan manusia. Contohnya, seorang manusia membutuhkan air dalam memenuhi kebutuhan dahaganya. Jika ada segelas air maka kebutuhan dahaganya akan terpenuhi. Namun manusia tidak hanya ingin memenuhi kebutuhannya namun juga ingin memenuhi keinginannya yaitu misalnya segelas air merek Aqua yang bersih dan mudah dibawa. Maka manusia ini memilih Aqua botol yang sesuai dengan kebutuhan dalam dahaga dan sesuai dengan keinginannya yang juga mudah dibawa.
Proses dalam pemenuhan kebutuhan dan keinginan manusia inilah yang menjadi konsep pemasaran. Mulai dari pemenuhan produk (product), penetapan harga (price), pengiriman barang (place), dan mempromosikan barang (promotion). Seseorang yang bekerja dibidang pemasaran disebut pemasar. Pemasar ini sebaiknya memiliki pengetahuan dalam konsep dan prinsip pemasaran agar kegiatan pemasaran dapat tercapai sesuai dengan kebutuhan dan keinginan manusia terutama pihak konsumen yang dituju.


     b. Jelaskan pengertian marketing mix !

Jawaban : Konsep marketing mix merupakan salah satu konsep dalam pemasaran modern pada saat sekarang ini. Dimana konsep tersebut adalah salah satu kegiatan pemasaran yang sangat menentukan keberhasilan perusahaan dalam mengejar maksimum profit.
Dalam hal ini Swastha (1985 : 94) memberikan pengertian marketing mix adalah empat variabel atau kegiatan yang merupakan inti dari sistem pemasaran perusahaan yaitu produk, struktur harga, kegiatan promosi dan sistem distribusi. Selanjutnya Kotler (1985 : 45-48) mengemukakan bahwa marketing mix dapat dibagi menjadi 4 P sebagai berikut :
1 Product (Produk)
2 Price (Harga)
3 Place (distribusi/tempat)
4 Promotion (promosi)



3. a. Jelaskan pengertian perusahaan kecil !
Jawaban : Usaha Kecil dan Menengah disingkat UKM adalah sebuah istilah yang mengacu ke jenis usaha kecil yang memiliki kekayaan bersih paling banyak Rp 200.000.000 tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha. Dan usaha yang berdiri sendiri. Menurut Keputusan Presiden RI no. 99 tahun 1998 pengertian Usaha Kecil adalah: “Kegiatan ekonomi rakyat yang berskala kecil dengan bidang usaha yang secara mayoritas merupakan kegiatan usaha kecil dan perlu dilindungi untuk mencegah dari persaingan usaha yang tidak sehat.”
Kriteria usaha kecil menurut UU No. 9 tahun 1995 adalah sebagai berikut: 1. Memiliki kekayaan bersih paling banyak Rp. 200.000.000,- (Dua Ratus Juta Rupiah) tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha 2. Memiliki hasil penjualan tahunan paling banyak Rp. 1.000.000.000,- (Satu Miliar Rupiah) 3. Milik Warga Negara Indonesia 4. Berdiri sendiri, bukan merupakan anak perusahaan atau cabang perusahaan yang tidak dimiliki, dikuasai, atau berafiliasi baik langsung maupun tidak langsung dengan Usaha Menengah atau Usaha Besar 5. Berbentuk usaha orang perorangan , badan usaha yang tidak berbadan hukum, atau badan usaha yang berbadan hukum, termasuk koperasi.


     b. Apa perbedaan antara perusahaan kecil dan perusahaan besar ?

Jawaban :
Perusahaan Besar :
    1. Umumnya dikelolah bukan oleh pemilik
    2. Struktur organisasi kompleks
    3. Pemilik mengenal sedikit karyawan
    4. Prosentasi kegagalan rendah
    5. Banyak ahli manajemen
    6. Modal jangka panjang relatif mudah diperoleh
    7. Pengaturan keuangan sudah memakai manajemen yang rapi
    8. Pembagian kerja lebih rapi sesuai dengan bagiannya dan dilakukan oleh orang yang sudah 
        ahli di bagian tersebut
    9. Jaringan kerjanya luas

Perusahaan Kecil :
    1.  Umumnya dikelolah pemilik
    2.  Struktur organisasi sederhana
    3.  Pemilik mengenal karyawan
    4.  Kepemimpinan dari usaha kecil memiliki hubungan baik dengan bawahan, saling 
         berkolaborasi, dan biasanya sering menghasilkan kemenangan kecil
    5.  Prosentasi kegagalan perusahaan tinggi
    6.  Kekurangan manajer yang ahli
    7.  Modal jangka panjang sulit diperoleh
    8.  Gaya manajerial lebih hanya ke trial and error
    9.  Jaringan kerja usaha kecil masih sederhana dan jika lobi bisnis biasanya langsung ke pemilik
   10. Komunikasi sangat efektif, tidak berbelit belit seperti di perusahaan besar dan keputusan 
         biasanya cepat dibuat
   11. Apabila ada hal baru, maka akan sangat mudah diimplementasikan tanpa harus verifikasi
   12. Efisien, tentunya biaya untuk memproduksi suatu produk service akan lebih kecil sehingga 
         akan lebih murah

Sumber : Pertama, Kedua, Ketiga






II. Tugas II : Tugas Bebas

1. Apa makna sukses menurut anda !

Jawaban : Sukses adalah sebuat kata yang biasanya mengartikan bahwa kita telah mencapai suatu hal yang telah kita targetkan sebelumnya. Namun terkadang kata “sukses” tersebut sulit untuk dikatakan karena target atau keinginan kita cenderung berubah menjadi lebih tinggi apabila kita sudah mencapai suatu batasan. Sehingga patokan “sukses” menjadi sulit ditentukan dan  pandangan “sukses” bagi setiap orang berbeda beda. Menurut saya “sukses” adalah sebuah kondisi dimana kita sudah merasa aman dengan  situasi dan kondisi yang kita dapat sehingga kita dapat melakukan hal yang sebelumnya tidak dapat kita lakukan atau kita miliki. Menurut saya rasa “puas” yang dimiliki manusia tidak dapat dijadikan patokan untuk dapat disebut “sukses” karena manusia tidak pernah dapat merasakan “puas”.


2. Kuliah sambil berwirausaha !

Jawaban : Berkuliah sambil berwirausaha bukanlah hal yang mustahil, apabila kita memiliki kemauan kan kemampuan yang memadai hal tersebut dapat dilakukan dengan baik. Namun banyak masalah yang akan kita hadapi apabila melakukan hal tersebut, karena itu kita harus bisa memutuskan hal yang di prioritaskan/ Terkadang masalah yang dihadapi adalah pembagian waktu yang cenderung sulit diatur. Sehingga berakibat terganggunya kuliah sehingga menurunkan nilai, atau terbengkalainya pekerjaan, sehingga menurunkan pendapatan. Masalah lain yang sering muncul adalah keinginan memfokuskan diri kewirausaha seingga kita berkeinginan untuk meninggalkan bangku kuliah. Saran dari saya apabila ingin berwira usaha sambil kuliah adalah tentuka tujuan dari awal, tetap fokus pada tujuan tersebut, pikirkan resiko dan keuntungan dan kerugian yang akan di dapat, dan siapkan mental untuk menghadapi halangan dan godaan yang mungkin akan anda hadapi.


3. Jadi pengusaha atau jadi karyawan bonafit !

Jawaban : Pilihan tersebut tergantung dari kemampuan yang kita miliki. Karena pendapat orang cenderung berbeda, walaupun menjadi pengusaha menawarkan penghasilan yang menggiurkan, namun apabila kita tidak memiliki kemampuan memadai sebagai pengusaha maka perusahaan kita tidak dapat berkembang dan pendapatan berbalik menurun, begitu juga sebaliknya, walaupun kita hanya menjadi karyawan bonafit, apabila kita bekerja dengan sungguh sungguh, kita mungkin dapat dipercaya perusahaan untuk jabatan yang tinggi, sehingga berpenghasilan yang menggiurkan pula. Jadi pilihan tersebut sama sama baik apabila kita melakukannya dengan benar. Pendapat saya, saya akan memilih menjadi pengusaha, diawali dengan belajar segala hal tentang membuat dan memimpin sebuat perusahaan, mencari modal, mengetahui segala resiko agar dapat meminimalisasikan resiko tersebut, serta mengasah kemampuan kita untuk menjadi pengusaha dengan cara memulainya dari perusahaan kecil dan terus mengembangkannya.